Sabtu, 21 Maret 2015

For A Ling


For A Ling....




    Sebuah skenario panjang ..
Aku dan A Ling adalah teman sepermainan,teman 1 sekolahan,teman 1 desa.Kita tidak terlalu dekat tapi saling mengenal.Ia berteman dengan beberapa kawan dan selalu ku lihat bersama setiap ia dirumah dan disekolah.Dia sangat cantik,terlihat tulus dan mudah tertawa.Tak heran dikelasnya ia paling diperhatikan.

  Aku se atap denganya saat di asrama.Beberapa anak saling mengumpul,berkawan dengan yang mereka suka ,tapi tidak dengan A ling.
  Ia selalu membaur..seakan merobek batas antara setiap orang dari berbagai latar.Idenya selalu segar..bahkan seringkali yang tersirat difikiran kita.Ia pandai berkata,menghormati,dan sensitif akan perasaan orang lain.

 Selalu ada semangat setiap ku ceritakan kisahku padanya.Sudut pandangnya unik,memotivasi dan murni.Betapa ku temukan seorang teman yg baik rohaninya.

Waktu demi waktu terangkai..masa remaja yang labil kami singgahi.A Ling pun demikian.Ia banyak bercerita tentang sekolahnya,kisah cintanya,keluarga yang sangat dirindukanya,teman masa kecil yang selalu membuat kangen bahkan hal'' supranatural yang menggidikan.

Hmmm..betapa masa'' kekonyolan,kesedihan,kekecewaan itu sangat terlalu manis untuk dihilangkan.😂😱😳😘




Masa putih abu''..
A Ling masih tetap seperti dulu..😊
Bersekolah,mengaji semua berjalan dengan sewajarnya.
  Masa nakal''nya remaja pun masih sebatas wajar..
Hingga sebuah peristiwa membuat matanya selalu sembab,tidsk mau makan dan tidak mau sekolah.Ibu yang sangat dicintainya sakit dan tak disangka meninggal dalam kurun waktu yang singkat. Sejak saat itu..kita tidak tinggal seasrama ,ia pulang ke rumah.

Dan setiap pagi sering kulihat ia sedang berangkat kerja.bukan ke sekolah lagi.
  Senyum dan keramahanya masih ada saat kita berpapasan.Namun ada sedikit yang lain dari sorot matanya.Walaupun aku jarang pulang dan melihatnya karena aturan asrama.Aku percaya..A Ling masih terlalu kuat.
  Selepas aku selesai sekolah.Aku pun dirumah.Bekerja di tempat yang dekat dengan tempat kerja A Ling.Kadang pun berada dalam angkutan yang sama.Berdikusi lagi.Ia berpenampilan dan terkesan lain.Pergaulan pasti banyak mempengaruhi pola pikirnya.

Hingga suatu saat kudengar berita buruk dari tetangga.Kudengar ia terjerat kasus dengan pria beristri..A Ling..kenapa kau semakin menjauh dari cahaya.Sangat ingin Ia  membagi kisahnya denganku..tapi kudengar ia pergi menjauh lingkunganku.

  Setahun setelah itu,aku sudah menikah dan berita tentang A Ling tak kudengar.
Dan hari ini,seseorang berkerudung merah jambu,cantik,bersama dengan laki'' datang ke tempat kerjaku.Tak disengaja aku bertemu A Ling.
 Ia terlihat canggung,menceritakan sedikit tentang ia dan suaminya.Ia dalam perjalanan kerja.Tak lama..ia pamit.

A Ling temanku..syukurlah kamu terlihat banyak lebih baik.Sepahit apapun kenyataan dan kegelapan.Janganlah membuat surut langkahmu untuk memperbaiki diri..Doa'' terbaik ku iringkan padamu..Tetaplah tegar kawan.Senyummu terlalu indah untuk dihapus....😂

Tidak ada komentar:

Posting Komentar